Pengertian Naskah
Pengertian Naskah

Pengertian Naskah

Apa itu Naskah? Naskah merupakan cerita yang menguraikan urut-urutan adegan, tempat, keadaan dan dialog yang disusun dalam konteks dengan struktur dramatik untuk menjadi acuan dalam proses yang produksi. Dimana macam dokumen dibuat oleh tangan manusia secara langsung, baik dengan ditulis maupun diketik, berbeda dari dokumen-dokumen yang dicetak dengan mesin.

Pengertian Naskah Menurut Para Ahli

Adapun beberapa pengertian naskah menurut para ahli sebagai berikut:

1.  Menurut KBBI

Naskah merupakan karangan yang masih ditulis dengan tangan yang belum diterbitkan

2. Menurut Molton

Drama hidup yang dilukiskan dengan gerak(life presented in action)

3. Menurut Imam Suryono

Drama merupakan suatu aksi atau perbuatan sedangkan dramatik ialah jenis karangan yang dipertunjukkan dalam suatu tingkah laku, berupa mimik dan perbuatan.

4. Menurut Sendarasik

Naskah merupakan bahan dasar sebuah pementasan dan belum sempurna bentuk apabila belum dipentaskan, naskah drama juga sebagai ungkapan pernyataan penulis yang dapat berisikan nilai-nilai pengalaman umum yang terdapat ide dasar bagi actor.

5. Menurut Library And Information Science

Naskah merupakan semua barang tulisan tangan yang ada pada koleksi perpustakan atau arsip, contoh surat-surat atau buku harian milik seseorang yang ada di dalam koleksi perpustakaan.

Jenis-Jenis Naskah

Terdapat 6 jenis-jenis Naskah sebagai berikut:

Baca Juga: Unsur-unsur kebahasan Novel

1. Naskah Pesanan

Naskah pesanan sederhananya yaitu dipesan oleh penerbit, suatu ketika, buku tentang Ayat-ayat cinta, maka penerbit bisa memesan naskah buku ayat-ayat cinta kepada penulis.

2. Naskah yang dicari Editor

Dalam editor mencari naskah untuk diterbitkan, naskah ketika mulai marak di Indonesia beberapa tahun terakhir, para penerbit mengutus editornya dalam mencari naskah dari luar. Mungkin penulis cerpennya sering dimuat di koran dan sebuah penerbit tertarik untuk menerbitkannya dalam sebuah komcer.

3. Naskah Spontan

Naskah yang dikirimkan melalui penulis kepada penerbit untuk kemudian penerbit mempertimbangkan tertib/tidaknya, Contohnya naskah novel sastra yang ditulis sendiri, kemudia di kirimkan ke penerbit.

4. Naskah Terjemah

Naskah terjemah dari bahasa asing untuk kemudian diterbitkan untuk naskah terjemahan, yang dicari oleh penerbit yaitu penerjemah untuk menerjemahkan suatu naskah asing ke dalam Bahasa Indonesia

5. Naskah Sayembara

Naskah yang pencarinya dilakukan lewat sayembara atau lomba menulis, itu biasanya penerbit membuat lomba menulis dengan tema yang ditentukan kemudian diterbitkan karya-karya yang jadi pemenangnya.

6. Naskah Kerja Sama

Naskah yang diterbitkan atas kerja sama pihak penerbitnya dengan suatu lembaga/badan/instansi tertentu dalam hal ini sebuah instansi dapat menyodorkan naskah kepada penerbit untuk dapat diterbitkan.

Langkah-langkah dasar Naskah

Adapun langkah-langkah dasar menulis Naskah sebagai berikut:

1. Tema

Tema merupakan hal yang paling mendasar dalam memulai sebuah proses menulis untuk menentukan pikiran dasar atau pokok pikiran. Tema hanya terdiri dari satu sampai dua kata. Contoh APlikasi, Pendidikan, kemiskinan dll.

2. Premis

Premis merupakan sebuah kalimat yang menggambarkan tentang cerita yang akan disampaikan, tapi lebih spesifik dibandingkan dengan Tema Contohnya seorang pemudi yang mencari judul untuk tugas akhirnya dalam menyelesaikan masa studinya. Nah hal tersebut menjadi semacam panduan Utama dalam menulis naskah.

3. Plot

Baca Juga: Teks Cerita Sejarah Lengkap

Plot merupakan bentuk detail dari premis, dimana plot susunan peristiwa yang saling berkaitan sebagai proses sebab akibat. Plot juga disusun kemudian dipecah menjadi beberapa tahap cerita yang berhubungan dengan design dramatik sebuah naskah. Beberapa plot umum yaitu:

  • Pendahuluan
  • Konflik
  • Klimaks
  • Solusi
  • Kesimpulan
  • Sinopsis

Sinopsis merupakan gambaran cerita yang secara keseluruhan yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang terlihat menarik, tidak lugas dan tidak bertele-tele. Selain sebagai panduan penulis juga digunakan sebagai penghantar cerita kepada pihak-pihak yang membutuhkan gambar umum cerita, prosedur dan sponsor.

Bagian-bagian Naskah

Adapun bagian-bagian Naskah sebagai berikut:

  • Dialog dari tokoh-tokoh
  • Catatan(anotasi) pengadeganan atau tindakan tokoh-tokoh/Stage directon
  • Deskripsi Tokoh
  • Deskripsi Tempat dan Waktunya
  • Pembagian adegan

Contoh Naskah Drama Persahabatan

Judul drama: Sahabat Jadi cinta

Pemain: Ani dan Adi

Pada malam itu tepatnya jam 23.00 malam Ani dan Adi saling chatingan membahas cerita dari teman-teman terhadap kita yang saling dekat

Adi: Ani? Pas kamu datang di ujianku teman-temanku banyak yang menjodoh-jodohkan kita.

Ani: Ha? Kenapa bisa?

Adi: Mungkin karena kita akrab sekalinyami

Ani: Iya tapi tidak mesti juga begitu, tapi sebenarnya bukan cuman teman kamu yang bilang begitu, teman-temanku juga yang mendukung kita untuk sama dan mecurigai kita.

Adi: Itumi yang saya takutkan dari dulu karena kita sahabat jadinya begini.

Ani: Sebenarnya juga ada yang mau saya kasih tau karena sudah saatnya kayaknya kamu harus tau

Adi: Apa? Kayaknya saya bisa tebak, tapi takutnya saya so tau juga

Ani: memang kamu sok tau

Adi: Bilangmi tentang apa?

Posisinya masing-masing saling deg-degan karena si Ani ingin mengatakan sesuatu terhadap si Adi.

Ani: Sebenarnya saya tidak paham juga prasaanku karena datang sendiri, semenjak belakangan-belakangan ini.

Adi: Srius? Saya tidak nyangka kalau kamu punya prasaan sementara kamu orangnya buta hati.

Ani: Saya bingung juga jadi jangan salahkan karena prasaanku muncul sendiri.

Adi: Saya juga punya rasa tapi tidak mungkin

Ani: ya sudah jadi bemanami?

Adi: kamu berusahami untuk hilangkan itu rasa sukamu, karena saya tidak bisa pertanggung jawabkan kedepannya karena kamu tau saya orangnya suka bicara 2x dan berubah-rubah modnya.

Ani: Tidak bisa, adapun mauka hilangkan itu lama, jadi kamu yang berusaha hilangkan, biarmi saya yang berusaha sendiri karena datang sendiri juga.

Adi: Pokoknya kamu harus hilangkan, baru saya, karena saya gampangji kalau mau saya hilangkan.

Ani: Iya saya berusahaji pastinya itu.

Jadi untuk sekarang si Adi dan Ani memilih untuk menghilangkan prasaannya masing-masing, tapi tidak ada yang tau kedepan-depannya untuk mereka berdua. Kadang Ego mengalahkan segala-galanya.

Demikian pengertian Naskah, menurut para ahli, jenis-jenis, langkah dan bagian dari Naskah serta contohnya. Semoga bermanfaat untuk penulis dan pembaca. Wassalamu’alaikum

Related Posts

About Marlina

Kebanyakan dari kita rabun dekat terhadap dosa, kita bisa melihat dosa orang lain dengan teliti, tapi kita lupa dengan kesalahan sendiri