Pengertian Liberalisme

Pengertian Liberalisme

Apa itu liberalisme? Apa yang di maksud dengan liberalisme? Pengertian liberalisme adalah sebuah paham ideologi yang menjunjung tinggi kebebasan dalam hak individu pada berbagai aspek baik itu dari segi agama, sosial, ekonomi dan berbagai apek lainnya yang menyangkur harkat berkaitan dengan hidup orang banyak.

Pengertian Liberalisme

Definisi lain dari liberalisme ialah sebuah paham dan tradisi politik yang mengusung kebebasan dan hak-hak kebebasan serta persamaan bagi setiap individu di dalam lingkungan masyarakat. Dengan kata lain setiap negara harus melindungi dan menghormati kebebasan tiap-tiap warga masyarakat di dalam aspek kehidupan manusia.

Artikel Terkait: Pengertian Kolonialisme

Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli

Untuk memperjelas pengertian liberalisme di atas, kamu dapat melihat pengertian liberalisme menurut para ahli berikut ini.

1. Karl Max

Menurut Karl Max, ideologi adalah sebuah alat yang di gunakan dengan tujuan mencapai kesejahteraan bersama dalam masyarakat untuk menyetarakan masyarakat diantara mereka.

2. Thomas H

Pengertian Ideologi menurut Thomas H., adalah sebuah gagasan atau paham yang digunakan oleh pemerintahan untuk melindungi dan mengatur warga negaranya dengan baik.

3. Moh. A. Safaudin

Menurut Moh. A. Safaudin ideologi adalah semua pemikiran yang mengalami proses berfikir manusia dalam menentukan aturan di dalam kehidupan manusia untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan bersama.

Baca Juga: Pengertian Imperialisme

Sejarah Liberalisme

Sejarah munculnya liberalisme merupakan revolusi Prancis yang terjadi pada bad ke 18 lalu. Peristiwa itu terjadi karena adanya kepincangan sistem serta kesenjangan sosial di dalam masyarakat yang mencolok.

Pada masa tersebut di negara Prancis terjadi penggolongan pada masyarakat, yang di mana golongan di bagi menjadi beberapa golongan, yang kemudian golongan lain mendapatkan keistimewaan yang tidak akan di dapatkan oleh golongan lain.

Pada masa itu di prancis terdapat golongan kerajaan pemuka keagamaan yang mendapatkan kenyamanan yang tidak didapatkan oleh golongan lain. Selain itu masyarakat lain baik itu yang kaya maupun yang miskin harus mematuhi golongan kerajaan pemuka agama.

Selain golongan kerajaan tanpa hak menuntut kemerdekaan serta kebebasan untuk mereka. pada tahun 1789 terjadi puncak revolusi yang kemudian menjadi awal terbentuknya golongan liberal. Sehingga paham liberalisme tersebar ke penjuru eropa dan negara-negara lainnya dan diterima serta mendapatkan dukungan.

Pengertian Sosialisme, Sejarah, Ciri-ciri, Contoh Kelebihan dan Kekurangnya

Ciri ciri liberalisme

Sebuah paham liberalisme dapat diketahui dari karakteristiknya, sesuai dengan pengertian liberalisme di atas. Nah berikut ini ciri ciri liberalisme.

  • Adanya kebebasan bagi setiap individu dan mempunyai kesempatan yang sama
  • Semua individu berhak mendapat perlakukan yang sama dari individu lainnya
  • Terdapat hukum dan hukum tersebut diterapkan dan ditaati
  • Penentuan pemerintah harus dengan persetujuan
  • Negara digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan
  • Tidak mau menerima ajaran dari dogmatisme

Kelebihan dan Kekurangan Liberalisme

Di dalam sebuah ideologi tentu terdapat kelebihan dan kekurangan di dalamnya baik itu dalam liberalisme, sosialisme, komunisme, fasisme, dan fundamentalisme. Namun di dalam artikel ini kita akan membahas kelebihan dan kekurangan ideologi liberalisme.

1. Kelebihan Ideologi Liberal

  • Terdapat dorongan di dalam masyarakat untuk terus berkembang lebih maju
  • Setiap individu mendapatkan hak yang sama di dalam kehidupan bermasyarakat
  • Adanya persaingan yang positif di dalam kehidupan bermasyarakat sehingga dapat menghasilkan produk yang bermutu.
  • Tidak dipaksa untuk memilih atau memasuki partai politik tertentu di dalam negara tersebut
  • Ekonomi menjadi lebih berkembang, karena di dalam paham liberal keuntungan lebih utamakan

2. Kelebihan Ideologi liberal

  • Individu yang memiliki modal atau harta yang lebih banyak akan melakukan eksploitasi dan cenderung menguasai negara. Sehingga berakibat kesenjangan diantara masyarakat yang miskin dan yang kaya. Dengan kata lain yang kaya akan bertambah kaya dan yang miskin akan semakin kekurangan
  • Timbulnya golongan masyarakat yang menganggap dirinya lebih tinggi dari golongan lain
  • Adanya pers yang dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan
  • Adanya persaingan yang bebas, sehingga penghasilan tidak merata
  • Adanya monopoli yang dilakukan oleh orang yang memiliki kekayaan terhadap orang miskin.

Demikianlah artikel tentang pengertian liberalisme, sejarah liberalisme, ciri ciri liberalisme, kelebihan dan kekurangan liberalisme. semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan bagi pembaca.