Multitester Adalah
Multitester Adalah

Multitester Adalah

Assalamu’alaikum pada kesempatan kali ini kita akan menguraikan tentang Multitester adalah ~ sebuah alat yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki atau membuat suatu rangkaian listrik. berikut penjelasannya.

Apa itu Milmeter/Multester ?

Multimeter atau dikenal dengan multitester adalah sebuah alat yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki atau membuat suatu rangkaian listrik.  Mulai dari mengukur hubungan Arus listrik (Ampere), Tegangan listrik (Voltage), Hambatan listrik (Ohm), hingga resistansi dari suatu rangkaian listrik. Berdasarkan fungsinya alat ini sering disebut dengan AVO meter (Ampere, Voltage, Ohm)

Fungsi Multimeter

Adapun fungsi multimeter yaitu :

Baca Juga : Alat dan bahan Laboratorium Biologi

  1. Dapat mengukur tegangan DC
  2. Dapat mengukur tegangan kuat arus DC
  3. Dapat mengukur tegangan AC
  4. Dapat mengukur nilai hambatan sebuah resistor
  5. Dapat mengecek hubung singkat/koneksi
  6. Dapat mengecek transistor
  7. Dapat mengecek kapasitor elektrolit
  8. Dapat mengecek dioda, led dan dioda zener
  9. Dapat mengecek induktor
  10. Dapat mengukur HFE transistor (type tertentu)
  11. Dapatmengukur suhu

Jenis – jenis Multimeter

Adapun alat ukur rangkaian listrik terdiri 2 jenis yaitu kategori analog dan digital berikut penjelasannya :

1. Analog

Jenis alat ukur analog yaitu ciri – ciri berupa tampilan jarum jam yang dilengkapi dengan range – range angka hasil ukur. Kata lain jenis analog manual penghitungannya sehingga dibutuhkan ketelitian saat menentukan tegangan atau Voltase yang cukup besar.

2. Digital

Jenis alat ukur digital lebih sering digunakan cara kerjanya jauh lebih mudah dan akurat. Hasilnya dapat dengan mudah dibaca pada layar digital yang tertera. Istilah lain dari mulitester jenis yaitu DVOM (digital volt ohm meter) atau DMM (digital multi meter). Pada tipe digital dapat mengukur tegangan, hambatan serta arus listrik dan alat ukur yang mampu melakukan pengukuran apda Hfe transistor yang ada pada tipe – tipe tertentu.

Komponen – komponen multimeter

Multimeter memiliki beberapa atau bagian dari komponen penting yaitu :

1.Sekrup

Sekrup berfungsi untuk mengatur kedudukan jarum jam atau dikenal dengan istilah  Zero Adjust Screw. Sekrup biasanya berputar dari kanan atau kiri menggunakan alat bantu yang biasa disebut dengan obeng.

2. Tombol Pengatur Jarum Penunjuk

Berfungsi untuk mengatur jarum agar berada pada posisi nol atau zero

3. Saklat Selector

Berfungsi untuk memilih posisi pengukuran serta batas pengukurannya. Biasanya alat memiliki 4 posisi yaitu pengukuran resistansi, arus DC, tegangan DC, serta tegangan AC.

4. Lubang Kutup Positif dan Negatif

Berfungsi sebagai tempat masuknya tes lead warna merah, atau warna hitam

5. Saklar Selector Polaritas

Berfungsi untuk memilih polaritas arus DC atau AC

6. Jarum Penunjuk

Berfungsi untuk menunjukkan besaran yang telah diukur

7. Skala

Berfungsi membaca hasil akhir dari komponen listrik yang diukur

Cara menggunakan Multimeter

Langkah – langkah yang harus dilakukan saat menggunakan alat ukur sebagai berikut :

  1. Pertama perhatikan terlebih dahulu jarum penunjuk yang memperlihatkan skala pengukuran
  2. Kemudian perhatikan pengaturan saklat yang digunakan untuk mengatur fungsi Ampere, voltage dan Ohm. Kemudian lakukan setting pada skla x1, x10 dll. Pastikan saklat pada positif Off saat sudah tidak digunakan lagi.
  3. Setelah itu tentukan lubang untuk memasukkan kabel jack yang sesuai dengan fungsi yang diinginkan. Terdapat dua lubang yaitu positif dan mines yang menunjukkan polaritas dari tegangan atau probe.
  4. Kemudiakan cek kembali apakah baterai telah terpasang dengan baik atau belum. Pastikan kondisi baterai tersebut masih berkualitas.

Cara Kerja Multimeter

Cara kerjanya yaitu untuk mengukur voltage, arus listrik dan Ohm dalam satu unit, Multimeter terdapat 2 jenis multimeter dalam menampilkan hasil pengukuranny yaitu analog dan digital, sehubungan dengan tuntutan akan keakurasian nilai pengukuran dan kemudahan pemakainnya serta didukung dengan harga yang semakin terjangkau, digital menjadi populer dan lebih banyak digunakan oleh para teknik Elektronika.

Cara menggunakan Multimeter untuk mengukur tegangan Arus Listrik dan Resistansi

Berikut cara menggukaan multimeter untuk mengukur beberapa fungsi dasar yaitu :

Baca Juga : Manfaat biologi dalam bidang Kedokteran

Cara Mengukur Arus Listrik (Ampere)

  1. Atur Posisi Saklar Selektor ke DCA
  2. Dengan memilih skala yang sesuai dengan perkiraan arus yangakan diukur. Jika yang diukur adalah 100mA maka putarlah saklar selector ke 300mA(0,3A). Jika arus yang diukur melebihi skala yang telah dipilih maka fuse dalam multimeter akan putus
  3. Lalu putuskan jalur catu daya (power supply) yang terhubung ke beban
  4. Kemudian hubungkan probe Multimeter ke terminal jalur yang telah kita putuskan, Jika meah ke Output tegangan positif dan hitam ke input tegangan + beban ataupun rangkaian yang akan diukur.

Cara Mengukur Tegangan DC Voltage

  1. Atur Posisi Saklar selektor ke DCV
  2. Kemudian pilihlah skala sesuai dengan perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika mengukur 6 volt, putar saklar selector ke 12 volt (analog). Jika tidak mengetahui tingginya tegangan yang diukur, maka disarankan untuk memilih skala tegangan yang lebih tinggi untuk menghindari terjadi kerusakan.
  3. Hubungkan ke terminal tegangan yang akan diukur. Probe merah pada terminal positif dan probe hitam ke terminal negatif. Hati – hati jangan sampai terbaik.

Cara Mengukur Tegangan AC Voltage

  1. Atur posisi saklar selektor ke ACV
  2. Kemudian pilih skala yang sesuai dengan perkiraan tegangan yang akan diukur
  3. Hubungkan probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Untuk tegangan AC, tidak ada polaritas negatif dan positif

Cara Mengukur Resistor (Ohm)

  1. Atur posisi saklar selektor ke Ohm (Ω)
  2. Pilih skala yang sesuai dengan perkiraan Ohm yang akan diukur.
  3. Dengan hubungkan probe ke komponen resistor, tidak ada polaritas jadi boleh terbalik

Itulah penjelasan dari pengertian dan fungsi serta jenis – jenis  dll dari Multimeter, semoga bermanfaat untuk pembaca dan penulis Wassalamu’alaikum

Related Posts

About Marlina

Kebanyakan dari kita rabun dekat terhadap dosa, kita bisa melihat dosa orang lain dengan teliti, tapi kita lupa dengan kesalahan sendiri