Pengertian Ekspor: Tujuan, Manfaat dan Contoh Ekspor

By | 4 Juli 2019

Pengertian Ekspor – Ekspor adalah istilah yang lazim didiengar dalam dunia ekonomi. Pada dasarnya, istilah ini memang merupakan bagian utama dalam kegiatan ekonomi, khususnya pada kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan luar negeri.

Lalu apa itu ekspor? Secara sederhana, pengertian ekspor merupakan kegiatan mendistribusikan atau mengirimkan suatu barang untuk dikomersilkan di daerah tertentu. Jadi, ekspor tidak terbatas hanya pada pengiriman barang ke luar negeri, tetapi juga bisa juga di luar daerah produksi barang yang bersangkutan. Akan tetapi, dalam perspektif ekonomi makro, istilah ini memang khusus diberikan untuk kegiatan distribusi barang ke luar negeri.

Baca Juga: Pengertian Impor

Kegiatan ekspor ini merupakan perdagangan multidomestik yang biasa dilakukan oleh pebisnis-pebisnis yang besar. Namun, kegiatan ini didasari oleh adanya permintaan dari masyarakat luar negeri akan suatu barang yang tidak diproduksi di negaranya sendiri.

Atau bisa juga produk di negaranya sendiri kurang memiliki kualitas, sehingga menjadi peluang bagi suatu perusahaan untuk melakukan penawaran, yang tentunya dengan kualitas yang diharapkan oleh konsumen. Berikut ini kami himpun beberapa pengertian lain dari kegiatan ekspor menurut beberapa ahli.

Baca Juga: Pengertian Ekonomi

Pengertian Ekspor Menurtu Para ahli

Ada beberapa ahli yang mengeluarkan pendapat mengenai pendapat tentang pengertian ekspor. berikut ini pengertian ekspor menurut para ahli.

1. Marolop Tanjun

Marolop Tanjung (2011), mendefinisikan kegiatan ekspor adalah pengeluaran produk dari daerah pabeanan Indonesia untuk dikirim ke luar negeri dengan mengikuti ketentuan yang berlaku terutama mengenai peraturan kepabeanan.

2. Amir M.S

Menurut Amir, makna dari kata ekspor adalah upaya melakukan penjualan komoditas di Indonesia terhadap negara lain, dengan harapan pembayaran dalam valuta asing, serta melakukan komoditi dengan memakai bahasa asing.

3. Roselyn Hutabarat

Hutabarat (1996), pengertian ekspor adalah kegiatan perdagangan melalui cara mengeluarkan barang atau hasil produksi dari dalam negeri ke luar wilayah pabean Indonesia dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.

4. Bambang Triyoso dan Susilo Utomo

Triyoso dan Utomo (2004) juga mengemukakan pendapat mereka tentang ekspor. Menurut mereka, kegiatan ekspor merupakan sistem perdagangan dengan cara mengeluarkan barang dari dalam negeri ke luar negeri dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ekspor mencakup semua hasil produksi barang dan jasa yang akan dijual oleh sebuah negara ke negara lain, termasuk diantaranya barang-barang, asuransi, dan jasa-jasa pada periode tertentu.

5. J. Winardi

Menurut J. Winandi, ekspor adalah keseluruhan produk (baik barang ataupun jasa) yang diperdagangkan kepada penduduk negara lain, ditambahn dengan jasa-jasa yang diselenggarakan kepada penduduk negara tersebut berupa pengangkutan permodalan dan hal-hal lain yang membantu ekspor tersebut.

Tujuan Ekspor

Secara laten, ekspor memiliki berbagai tujuan. Sebagaimana manusia yang merupakan makhluk sosial, dimana mereka hidup dan berinteraksi satu sama lain. Hal ini berarti juga bahwa setiap individu di dunia ini saling membutuhkan satu sama lain hampir di segala bidang kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi. (Baca Juga: Pengertian pajak)

Oleh karena hal demikian, maka ekspor memiliki salah satu tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luar negeri akan kebutuhan barang yang di negaranya sendiri tidak diproduksi, atau bisa juga mereka menginginkan sebuah kualitas produk yang memberikan mereka kepuasan yang lebih dari negara lain dibandingkan dengan produk dalam negeri mereka.

Namun, lebih dari itu, ekspor memiliki beberapa tujuan lain yang berkaitan dengan kepentingan perusahaan (eksportir) atau negara itu sendiri. Berikut ini beberapa tujuan yang telah kami rangkum.

  • Untuk memperoleh income atau keuntungan dalam bentuk devisa bagi negara.
  • Untuk memperoleh harga jual yang lebih tinggi.
  • Untuk melakukan penetrasi atau disebut juga membuka pasar baru di negara lain.
  • Untuk menciptakan iklim bisnis dan ekonomi yang kondusif baik secara nasional maupun secara global.
  • Untuk kepentingan pengendalian harga produk ekspor di dalam negeri.
  • Untuk menjaga stabilitas kurs valuta asing terhadap mata uang dalam negeri.

Manfaat Ekspor

Secara tidak langsung, kegiatan ekspor ini akan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Semakin baik aktivitas ekspor (atau rasio ekspor terhadap impor lebih baik), maka semakin baik pula realisasi pertumbuhan ekonomi bagi negara. Itu merupakan salah satu manfaat dari adanya kegiatan ekspor, berikut beberapa manfaat lain dari kegiatan ekspor.

  • Memperluas pasar produk lokal, dengan adanya kegiatan ekspor ini, maka produk-produk dalam negeri bisa diperdagangkan di luar negeri sehingga meningkatkan pangsa pasar produk lokal.
  • Menambah devisa negara, seperti tujuannya, kegiatan ekspor juga dilakukan dalam rangka menambah devisa bagi negara, yang nantinya secara berkelanjutan dapat membantu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi nasional dan meciptakan kesejahteraan bagi masyrakat.
  • Membuka lapangan pekerjaan, dengan adanya kegiatan ini, maka diperlukan sumber daya manusia untuk mengelola kegiatan ini. Selain itu, jika suatu produk sudah mampu bersaing di pasar global dan mereka mengalami peningkatan permintaan, maka perusahaan akan mendirikan entitas baru, dan itu akan membantu menyerap tenaga kerja baru.

Jenis-jenis ekspor

Dalam kegiatannya, kegiatan ekspor dapat digolongkan menjadi dua jenis. Menurut Gregory Mankiw, kegiatan ekspor dibedakan menjadi.

1. Ekspor Langsung

Pengertian dari ekspor langsung yaitu cara memperdagangkan suatu jenis barang atau jasa dengan bantuan perantara atau eksportir yang ada di negara tujuan ekspor. Pada pelaksanaanya, perdagangan terjadi melalui distributor atau perwakilan penjualan perusahaan.

Kelebihan dari cara ini adalah proses produksi yang terpusat di negara asal dan juga kontrol yang baik dalam proses distribusinya. Sedangkan kekurangannya adalah adanya hambatan perdagangan dan proteksionisme dari negara tujuan ekspor, serta biaya akomodasi yang lebih besar untuk produksi skala besar.

2. Ekspor Tidak Langsung

Selain ekspor langsung, ada juga ekspor tidak langsung. Definisi ekspor tidak langsung yaitu cara memperdagangkan barang atau jasa dengan melalui perantara atau eksportir yang berasal dari negara asal, kemudian diperdagangkan oleh perantara tersebut.

Pada pelaksanaanya, kegiatan ini dilakukan melalui perusahaan manajemen ekspor (Export Management Companies) dan perusahaaan pengekspor (Export Trading Companies).

Kelebihan cara ini adalah sumber daya produksi terpusat dan tidak harus menangani kegiatan ekspor secara langsung. Sedangkan kekurangannya adalah kurangnya kontrol dan pengetahuan akan operasi di negara lain.

Contoh Produk Ekspor Indonesia

  • Kelapa sawit, digunakan untuk produksi minyak untuk kepentingan memasak, bahan bakar, dan minyak industri. Negara-negara tujuan dari ekspor produk ini seperti India, China, Amerika Serikat, Spanyol, Belanda, Italia, Malaysia, dan Mesir. (Sumber : katadata.co.id).
  • Tekstil, termasuk dalam produksi serat (hulu), penenunan, dan pencelupan (menengah), dan pengolahan pakaian jadi (hilir). Negara-negara tujuan dari ekspor produk ini seperti Amerika Serikat, Jepang, Australia, Korea Selatan, Inggris dn Uni Emirate Arab. (Sumber : katadata.co.id).
  • Karet, biasanya diekspor dalam bentuk getah karet (lateks), lembaran karet (sheet), bongkahan, karet lemah (crump rubber), dan produk turunannya. Negara-negara tujuan dari produksi barang ini adalah Jepang, China, Amerika serikat, Kanada, Jerman dan Turki. (Sumber : katadata.co.id).
  • Kakao, bentuk yang diekspor dari bahan ekstraktif ini adalah dapat berupa biji kakao, bubuk kakao, dan produk olahannya. Negara-negara tujuan dari produk ini diantaranya Malaysia, India, Filipina, dan China. (Sumber : kumparan.co.id).
  • Biji kopi, produk ini merupakan produk yang cukup terkenal dengan berbagai varian yang ditawarkan. Negara-negara yang sering menjadi tujuan ekspor produk ini antara lain Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Russia, Belgia dan Kanada. (Sumber : katadata.co.id).

Demikianlah artikel tentang pengertian ekspor, tujuan ekspor, manfaat ekspor dan contoh ekspor. semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda dalam mengerjakan tugas kuliah dan dapat menambah wawan anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *