Perbedaan Makalah dan Paper

Perbedaan Makalah dan Paper

Pasti kalian tidak asing lagi dengan yang namanya Makalah ataupun paper. Bahkan mungkin sudah menjadi tugas yang sering sekali di berikan dari dosen atau guru. tetapi tak dapat di pungkiri bahwa masih banyak yang merasa bingung dalam membedakan antara makalah atau paper. Nahh berikut akan di paparkan secara spesifik Perbedaan Makalah dan Paper:

Apa Itu Makalah?

Apa pengertian? Makalah merupakan karya tulis dan disusun secara runtut dan ter sistematis. Tentu saja proses penulisan tidak ditulis begitu saja, akan tetapo disertai dengan analisis yang objektif dan logis tentunya. Berikut ini adalah ulasan tentang makalah mulai dari pengertian dan ciri-ciri makalah.

Pengertian Makalah

Apa pengertian makalah? Makalah adalah karya tulis yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil kajian pustakan (teori) atau hasil pengamatan (penelitian).

Ciri-ciri Makalah

Memang mengerti makna makalah pada paragraf di atas. Ternyata belum bisa membantu kita dalam memahami apa sih perbedaan paper dan makalah berdasarkan ciri-cirinya? Nah, berikut ada beberapa ciri makalah yang bisa diperhatikan.

1. Logis

Dikatakan logis karena pesan makalah terkesan kaku dan terlalu formal. Dari segi isi, pandangan, uraian hingga keterangan dapat dikaji atau dibuktikan. Intinya lebih kaku, tidak seperti ketika membaca sastra tentunya.

2. Objektif

Ciri makalah yang selanjutnya bersifat objektif. Objektif di sini ditulis berdasarkan data dan fakta. Dengan kata lain, memang melalui kajian literatur, penelitian atau melalui cara lain. Penulis menyampaikan pesan tulisan tidak melibatkan perasaan subjektifitas. Jadi, penulis hanya menuliskan fakta dan data.

3. Sistematis

Seperti yang disinggung sebelumnya bahwa dikatakan sistematis karena dari segi penyampaian dituliskan secara berkesinambungan, runtut dan jelas. Cara ini pulalah yang memudahkan pembaca memahami alur atau skema pesan yang penulis sampaikan. Bahkan, pembaca juga bisa membaca cepat karena bisa membaca dari poin-poin dasarnya saja.

4. Jelas

Jelas yang dimaksud adalah memiliki keterangan, pendapat dan pandangan yang dapat di diikuti. Pastinya saat membuat makalah, kamu akan menemukan penulisan tabel dan gambar yang dapat diambil dari sumber lain misalnya internet. Sehingga kamu wajib untuk menuliskan sumber tersebut pada bagian bawah.

5. Dapat Diuji Kebenarannya

Namannya juga makalah atau hasil penelitian. Sehingga isi dari makalah yang telah dibuat dapat dipertanggungjawabkan. Jika tidak dapat dipertanggungjawabkan, hal tersebut menunjukan jika penulisan tersebut di ragukan. Salah satu bentuk makalah itu objektif atau tidak dengan adanya hasil makalah yang kebenarannya dapat diuji.

Baca Juga: Inilah Perbedaan Paper dan Jurnal

Sistematika Penulisan Makalah

Salah satu Pertanyaan yang sering ditanyakan selain perbedaan paper dan makalah adalah, bagaimana sistematika dalam penulisan makalah? Sistematika penulisan makalah sebenarnya tidak terlalu rumit cukup sederhana dan simpel. Bahkan, kamu dapat mengamati pada setiap laporan makalah, pada umumnya bentuk atau kerangka penyajiannya sama, hanya beda penyajian data, tema dan hasil pembahasan. Berikut sistematikanya.

1. Judul Makalah

Namannya juga judul, sudah pasti diletakan dibagian depan. Nah, struktur penulisan judul makalah juga memiliki aturannya sendiri yaitu harus menyantumkan beberapa data seperti nama makalah, nama penulis (jika penulis lebih dari satu, tulis semua nama yang terlibat) kemudian sertakan juga nomor induk pemakalah.

Dibagian bawahnya, tidak kalah penting untuk menyantumkan perguruan tinggi kamu dan tahun pembuatan makalah. Karena jika makalah ini dipulibkasikan secara daring, setidaknya orang yang ingin menggunakan makalah kamu, mereka tahu itu hasil penelitian dari universitas mana.

2. Bab I Pendahuluan

Di dalam bab satu inilah ada dua elemen penting yang harus kamu tuliskan. Pertama memuat latar belakang, bisa menuliskan latar belakang kamu mengambil tema tersebut atau latar belakang kenapa kamu mengambil tema tersebut. Kedua, memuat tujuan. Jadi kamu pun juga perlu menyampaikan apa sih tujuan kamu melakukan penulisan makalah. Karena menyampaikan tujuan ternyata penting bagi pembaca.

Jadi di Bab I Pendahuluan ini bisa terdiri dari :

  • Latar belakang masalah
  • Rumusan masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Batasan masalah
  • Metode Pengumpulan Data

3. Bab II Pembahasan

Nah masuk di bab dua, kamu bisa masuk kebagian inti dari makalah yang ingin kamu sampaikan. Setidaknya di sini kamu bisa meluapkan gagasan, kajian literatur yang kamu temukan (yang mendukung tema yang kamu ambil) dan jika perlu berikan data dan fakta yang sudah kamu temukan pula. Karena ini juga akan membantu pembaca lebih yakin dengan makalah kamu.

Sebagai gambaran bab II Pembahasan ini bisa berisi tentang :

  • Dasar Teori (Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat yang berkaitan dengan masalah yang diambil).
  • Membandingkan data yang diperoleh dengan data yang ada pada teori.

4. Bab III Penutup

Bab III adalah Penutup, biasanya terdiri dari dua sub bagian yaitu Kesimpulan dan Saran. Nah, di sana kesimpulan wajib disimpulkan oleh penulis, bukan oleh pembaca.

5. Daftar Pustaka

Bagian terakhir wajib ada referensi atau daftar pustaka. Misal data-data yang sudah kamu gunakan dalam makalah, wajib dicantumkan di lembar ini. Bisa dari buku, internet, jurnal, prosiding dan lainnya, semua data atau sumber referensi yang dipakai, di masukan di sini. Termasuk sumber dari televisi, atau dari radio, juga wajib di cantumkan.

Apa Itu Paper?

Jika sebelumnya sudah disinggung tentang makalah. Kamu pasti bertanya apa itu paper?. Di bawah ini adalah ulasan mengenai paper :

Pengertian Paper

apa pengertian Paper? Paper merupakan non research article (bukan penelitian). Paper bisa dikatakan sebagai ringkasan dari penelitian yang kita buat.

Paper dapat diartikan sebagai karya tulis yang dibuat ditulis berdasarkan data, argumen yang kevalidan datanya kuat. Memang tidak begitu tampak mencolok perbedaan paper dan makalah, keduanya hampir sama. Perbedaan keduanya hanya pada sistematika dan cara pembahasannya saja.

  1. Makalah memiliki sistematika yang lebih formal, jika paper lebih flexible. Paper bisa dibuat jadi 2 kolom.
  2. Pembahasan paper lebih singkat.
  3. Jika pada makalah ditulis berdasarkan pada topik atau permasalahan tertentu, maka penulisan paper hanya membahas masalah tertentu. Dimana pembahasan teersebut difokuskan pada analisis masalahnya saja.
  4. Jika penulisan makalah memiliki sistematika penulisan yang berbeda-beda (sesuai dengan cara dan gaya penulisnya masing-masing), maka penulisan paper sistematika penulisannya disesuaikan dengan sasaran publikasinya. Misalnya akan dipublikasikan dan untuk kepentingan apa, maka barulah mengikuti format yang diinginkan dari media yang akan mempublikasikannya.

Struktur Penulisan Paper

Perbedaan Makalah dan Paper

Jika sebelumnya sudah kamu baca struktur penulisan makalah, maka struktur paper pun berbeda. Berikut adalah sistematika atau struktur perbedaan paper dan makalah sebagai berikut.

1. Judul

Penulisan judul tidak jauh beda dengan sistematika penulisan makalah. Di sana juga tetap terdiri judul paper, nama penulis, NPM, universitas asal disertai fakultas dan wajib pula menyantumkan tahun.

2. Abstrak

Ada paper yang mengharuskan terdapat abstraknya. Namun abstrak ini tidak wajib pada beberapa kasus tertentu, umumnya panjang abstrak tidak lebih dari 300 kata atau satu halaman.

Abstrak terdiri dari singkatan latar belakang, masalah, metode yang digunakan, dan hasil penelitian serta pembahasan.

Menurut standar Abstrak ditulis dengan huruf miring dan font 10.

3. Bab Pendahuluan

Di bab pendahuluan, penulis menyantumkan pokok masalah yang kamu tulis apa, termasuk pula menyantumkan lingkup pembicaraan. Pendahuluan ini berisi tetang latar belakang masalah, permasalahan dan tujuan penulisan. Kurang lebih 2-3 halaman.

4. Bab Pembahasan

Yang dimaksud di penulis diberikan ruang untuk menguraikan gagasan pokok dan menyampaikan informasi yang penulis dapatkan.

Pembahasan paper bisa diangkat berdasarkan referensi dari research article. non research article, buku, atau media lain yang terkait dengan permasalahan yang diangkat.

5. Kesimpulan

Di bagian kesimpulan inilah kamu harus pandai menyampaikan kesimpulan yang didapatkan dari argumentasi yang dibuat. Pandai dalam hal ini mampu membuat kesimpulan yang lebih mudah dipahami dan menggunakan bahasa yang tidak terlalu panjang.

6. Daftar Pustaka

Dibagian daftar pustaka seperti penjelasan sebelumnya. Penulis paper wajib menyampaikan sumber referensi yang sudah digunakan.

Ketentuan UMUM Penulisan Paper

  • Paper umumnya tidak lebih dari 10 halaman diluar cover. Bahkan ada yang membuat aturan tidak boleh lebih dari 6 halaman.
  • Menggunakan style Time New Roman ukuran 10. Ada juga yang mensyaratkan harus 12.
  • Boleh ditulis menjadi 2 kolom.
  • Harus ada daftar pustaka.

Demikianlah artikel tentang Perbedaan Makalah dan Paper, semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda dalam membedakan antara peper dan jurnla. Semoga Bermanfaat. Sekian dan Terima Kasih.

Related Posts