Prinsip Organisasi Secara Umum Dan Menurut Para Ahli Lengkap

Prinsip Organisasi, Kata prinsip sering di artikan sebagai cara berpikir atau cara bertindak. Di dalam organisasi harus memiliki prinsip yang berfungsi untuk membantu organisasi dalam mencapai tujuan tertentu yang merupakan visi dan misi organisasi itu sendiri.

Prinsip Organisasi juga memiliki peran penting dalam menuntun arah tujuan sebuah organisasi untuk mencapai tujuan nya. Hampir setiap organisasi memiliki prinsip Organisasi yang berbeda sesuai dengan arah dan tujuannya. Namun ada beberapa prinsip-prinsip yang umum digunakan.

Nah pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa prinsip-prinsip organisasi yang harus di miliki organisasi dan penjelasan nya masing-masing. Berikut prinsip Organisasi dan penjelasan nya.

Baca Juga: Pengertian Organisasi, Unsur-unsur, Tujuan dan Manfaat Organisasi

Prinsip Organisasi Secara Umum dan Menurut Para Ahli Lengkap

#1 Prinsip Perumusan Tujuan

Sebelum membentuk sebuah kelompok atau organisasi atau perusahaan atau sejenisnya pertama-pertama yang harus dipikirkan adalah tujuan dari pembentukan organisasi atau visi dan misi sebuah perusahaan/organisasi.

Dalam merumuskan tujuan organisasi harus penuh dengan perencanaan agar tujuan tersebut jelas. Karena  tujuan merupakan komponen penting dalam organisasi agar organisasi mudah dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan.

#2 Prinsip Pembagian Kerja

Di dalam sebuah organisasi atau perusahaan terdapat lebih dari satu pekerja sehingga diperlukan seorang pemimpin atau manajer untuk menentukan pembagian kerja terhadap seluruh pekerjanya.

Tujuan dari pembagian kerja ini adalah untuk menghindari penumpukan pekerjaan dan kelalaian yang dapat terjadi di dalam unit kerja perusahaan atau organisasi.

#3 Prinsip Pendelegasian Kekuasaan

Seorang pemimpin atau manajer tidak akan mampu mengatur banyaknya orang di dalam perusahaan sehingga di perlukan seseorang untuk memegang kekuasaan untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan bawahan setelah pemimpin.

Setiap pemegang kekuasaan atau wewenang setelah pemimpin harus mampu melaksanakan tugasnya agar dapat melaporkan pertanggung jawaban dari tugas yang diembannya.

#4 Prinsip Tingkat Pengawasan

Dalam melancarkan proses pekerjaan yang dilakukan dibutuhkan pengawasan untuk mengontrol proses kerja di dalam sebuah organisasi. Jika sistem pengawasan tidak dimiliki oleh organisasi dapat dipastikan pekerjaan di dalam organisasi tidak dapat berjalan dengan baik.

Dengan adanya sistem pengawasan di dalam organisasi ini akan dapat menuntun proses pekerjaan dan menghindari kelalaian di dalam proses pekerjaan. Selain itu akan memudahkan organisasi untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan.

#5 Prinsip Rentang manajemen

Di dalam sebuah organisasi efektifitas dan efesiensi menjadi prioritas, Dalam hal melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan organisasi. Untuk mendapatkan efektifitas dan efisiensi ini dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu menjalankan tugas nya dengan baik.

Dengan adanya rentan Manajemen ini dapat memudahkan sebuah organisasi dapat membantu perusahaan atau organisasi dapat mencapai tujuan nya.

#6 Prinsip Kesatuan Perintah

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dalam membentuk organisasi  dibutuhkan seorang pemimpin atau manajer yang bertugas sebagai bos untuk memberikan perintah atau tugas kepada bawahannya. Seorang pemimpin juga di butuhkan di dalam organisasi guna untuk menentukan arah dan tujuan sebuah organisasi.

#7 Prinsip Koordinasi

Prinsip Organisasi yang terakhir ada prinsip koordinasi yaitu suatu usaha dalam mengembangkan unit-unit yang bertugas di dalam organisasi. Secara tidak langsung prinsip koordinasi membuat orang-orang tidak ikut dalam mengambil bagian mencapai tujuan organisasi. Namun dengan adanya koordinasi membuat agar terhindar dari konflik yang akan terjadi di dalam sebuah organisasi.

Baca Juga: Pengertian Perusahaan, Jenis-jenis, Unsur dan Macam-macam Perusahaan

Prinsip Organisasi Menurut Para Ahli

Prinsip Organisasi Menurut Para Ahli

Seiring berkembangnya zaman para ahli juga ikut berperan dalam memberikan pemikiran tentang prinsip-prinsip yang terdapat di dalam organisasi. Prinsip Organisasi terus berkembang seiring berjalannya waktu. Nah berikut ini prinsip-prinsip organisasi menurut beberapa ahli.

#1 Hendry Fayol

Berikut ini prinsip-prinsip organisasi menurut Hendry Fayol

  • Pembagian kerja (division of work)
  • Wewenang dan tanggungjawab (authority and responsibility)
  • Kesatuan perintah (unity of command)
  • Disiplin (discipline)
  • Kesatuan arah (unity of direction)
  • Kepentingan individu dibawah kepentingan umum (subordination of individual interest to general interest)
  • Gaji pegawai (remuneration of personel)
  • Sentralisasi (centralization)
  • Saluran jenjang (scalar chain)
  • Ketertiban (order)
  • Keadilan (equity)
  • Kestabilan masa kerja pegawai (stability of tenure of    personnel)
  • Inisiatif ( initiative)
  • Kesatuan jiwa korps (esprit de corp)

#2 L.P. Alford dan Russel Beatty

Berikut ini prinsip-prinsip organisasi menurut Alford dan Russel

  • Prinsip tujuan (principle of objective)
  • Prinsip wewenang dan tanggungjawab (principle of authority and responsibility)
  • Prinsip wewenang pokok (principle of ultimate authority)
  • Prinsip penugasan kewajiban kewajiban (principleog of assignment to duties)
  • Prinsip definisi (principle of definition)
  • Prinsip kesamaan (principle of homogeneity)
  • Prinsip efektivitas organisasi ( principle of organization effectiveness)

#3 Handy G. Hodges

Berikut ini prinsip-prinsip organisasi menurut Hodges

  • Tujuan (objective)
  • Analisis (analysis)
  • Penyusunan fungsi (functionalism)
  • Kesamaan (homogeneity)
  • Koordinasi (coordination)
  • Komunikasi (communication)
  • Penyusunan jenjang (scalar process)
  • Control (control)
  • Rentangan  control (span of control)
  • Asas pengecualian (exception principle)
  • Pelimpahan ( delegation)
  • Staff (staff)
  • Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
  • Kesederhanaan (simplicity)
  • Standarisasi (starization)
  • Spesialisasi ( specialization)
  • Berkelangsungan (continuity)
  • Feleksibilitas (Flexibility)
  • Keseimbangan (balance)
  • Hubungan langsung (direct contact)