Ciri-ciri Penelitian Kuantitatif
Ciri-ciri Penelitian Kuantitatif

Ciri-ciri Penelitian Kuantitatif: Teknik dan jenisnya

Apa itu Penelitian Kuantitatif? Kuantitatif merupakan jenis penelitian yang sistematis, tersusun dan terstruktur mulai awal sampai akhir penelitian dengan analisis angka statistik.

Apa itu Penelitian Kualitatif? Kualitatif merupakan suatu riset yang memanfaatkan data deskriptif untuk berupa nomor kata-kata yang tertulis dan lisan dari orang-orang dan pelaku yang dapat diamati.

Ciri – ciri Penelitian Kuantitatif

Adapun ciri-ciri dari penelitian kuantitatif sebagai berikut:

  1. Penelitian kuantitatif lebih berbentuk pasti, konkret serta mendetail
  2. Menyatakan interaksi antar varlabel
  3. Penelitian kuantitatif mengambil langkah dengan teori dan spekulasi.
  4. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu eksprimen survei dan angket.
  5. Mempunyai hubungan dengan responden memiliki jarak dan berjangka pendek

Pengertian Penelitian Kuantitatif Menurut Para Ahli

Baca Juga: Pengertian dan Jenies Penelitian

Adapun penelitian kuantitatif menurut para ahli adalah sebagai berikut:

Nana Sudjana dan Ibrahim (2001)

Penelitian Kuantitatif yaitu penelitian yang didasari pada asumsi dengan ditentukan variabel dan selanjutnya akan dianlisis dengan menggunakan metode-metode yang valid.

Kasiram (2008)

Penelitian Kuantitatif yaitu metode penelitian yang menggunakan proses data-data yang berupa angka sebagai alat untuk menganalisis dan melakukan kajian penelitian terutama mengenai apa yang telah diteliti datanya.

Suriasumantri (2005)

Penelitian Kuantitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan kajian pemikiran dimana sifatnya ilmiah kajian ini menggunakan proses logico-hypothetico-verifikatif pada langkah-langkah yang akan dilakaukan.

Teknik Penelitian Kuantitatif

Adapun teknik dari penelitian kuantitatif yaitu:

1. Sampel acak

Yaitu teknik pengambilan sampel dimana anggota dari populasinya dapat memliki kesempatan yang sama dalam menjadikan anggota sampel.

2. Sampel terstratifikasi

Yaitu teknik oleh pengambilan sampel yang digunakan terhadap sampel dengan memiliki beberapa tingkatan.

3. Sampel rumpun

Teknik dengan pengambilan sampel secara acak dengan perbedaan dari unit sampelnya dalam mengumpulkan unsur-unsur tertentu.

4. Proportional Sampling

Teknik dengan ditunjukkan pengambilannya tiap-tiap sampel dengan sub populasi.

5. Area probability sampling

Teknik dengan cara pengambilan berdasarkan pembagian area pada titik yang tertentu.

6. Incidental Sampling

Teknik dengan cara pengambilan sampel yang secara kebetulan.

7. Quota sampling

Teknik dengan cara dalam menentukan sampel dengan populasi yang memiliki kriteria tertentu dengan jumlah banyak.

Jenis-jenis Penelitian Kuantitatif

Adapun jenis-jenis penelitian kuantitatif yaitu:

1. Eksperimen

Eksperimen merupakan suatu jenis penelitian yang memilih interaksi sebab akibat dimana mampu mengelolah mengenai besar kecil faktor otonom dalam penelitian.

2. Survei

Survei merupakan metode untuk memperoleh beberapa informasi tentang karakteristik untuk mendapatkan tindakan dengan mewakili populasi pada kuesioner dalam bentuk variabel penelitian.

Baca juga: Pengertian Kuantitatif dan Kualitatif

3. Eksplanatif

Eksplanatif merupakan jenis penelitian yang menjelaskan bentuk variabel yang memiliki kecenderungan sebagai akibat variabel yang bebas.

4. Komparatif

Komparatif merupakan jenis penelitian yang membandingkan dari dua gejala atau lebih yang memiliki bentuk variabel yang sama untuk menghasilkan penelitian dengan sampel yang sama.

5. Eksploratif

Eksploratif merupakan jenis penelitian yang mengenali fenomena yang sifatnya sosial dengan yang diketahui sehingga dapat menimbulkan generasi yang baik.

6. Korelasion

Korelasion merupakan jenis penelitian yang menyelidiki beberapa dampak variasi dari suatu faktor yang berkaitan beberapa faktor lainnya yang dapat meningkatkan kemampuan.

Demikian pengertian penelitian kuantitatif dan kualitatif, menurut para ahli, ciri-ciri, teknik, dan jenis dari penelitian kuantitatif

Related Posts

About Marlina

Kebanyakan dari kita rabun dekat terhadap dosa, kita bisa melihat dosa orang lain dengan teliti, tapi kita lupa dengan kesalahan sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *