Pengertian Kepemimpinan: Fungsi, dan Tipe Kepemimpinan

Kepemimpinan ketika anda mendengar kata Kepemimpinan yang terlintas dalam benak anda mungkin adalah seseorang yang berkuasa dan memegang kekuasaan tersebut secara mutlak. Namun mungkin anda keliru karena Kepemimpinan tidak semua orang yang mampu memegang semua kekuasaan Kepemimpinan memiliki kriteria Kepemimpinan. Ketika seseorang memiliki kriteria tersebut barulah dia dianggap sebagai pemimpin.

Kepemimpinan adalah istilah yang tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat terutama pelajar. Namun mungkin masih ada yang belum mengetahui apa itu Kepemimpinan?, apa pengertian Kepemimpinan? Banyak pendapat mengenai pengrtian Kepemimpinan baik itu masyarakat, pelajar, dan menurut para ahli dan pendapat mereka tentu berbeda-beda.

Baca Juga:

Pengertian Kepemimpinan Secara Umum

Apa Pengertian Kepemimpinan? Pengertian Kepemimpinan adalah suatu kelebihan yang di miliki seseorang untuk memberikan dorongan dan motivasi kepada seseorang dalam pekerjaan untuk mencapai tujuan tertent.

Di mana tujuan yang ingin di capai adalah target dari sebuah organisasi yang di pimpinnya. Sedangkan pengertian pemimpin adalah orang yang di berikan kepercayaan untuk memimpin suatu perusahaan atau organisasi.

Seorang Pemimpin yang baik adalah seseorang yang mamapu menguasai semua kemampuan seorang pemimpin. Dengan kemampuan yang ia miliki dapamengantarkan perusahaan atau organisasi yang di pimpin dapat mencapat tujuannya. Sedangkan pengertian pemimpin dalam organisasi adalah suatu perbuatan atau sikap yang menjadi timbal balik dengan bawahannya dan situasi dalam perusahaan.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Keuangan

Pengertian Pemimpin Menurut Para Ahli

Banyak para ahli yang juga mengeluarkan pendapat mengenai pengertian kepemimpinan dan pendapat mereka masing-masing berbeda. Berikut pengertian kepemimpinan menurut para ahli.

1. Sutarto

Kepemimpinan menurut sutarto adalah suatu rangkaian aktivitas yang di lakukan berupa kemampuan seseorang untuk memperngaruhi perilaku orang lain tertama terhadap bawahannya agar dapat bekerja sama demi mencapai tujuan tertnentu.

2. Siagian

Kepemimpinan menurut S. P. Siagian adalah keterampilan  dan kemampuan seseorang pada saat menjabat sebagai seorang pimpinan dalam organisasi untuk mempengaruhi sifat dan perilaku orang lain, khususnya pada bawahannya agar mampu berpikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga mampu memberikan sumbangan yang nyata dalam mencapai tujuan organisasi.

3. Moejiono

Kepemimpinan Menurut Moejiono suatu kemampuan untuk memberikan sebuah pengaruh satu arah, karena seorang pemimpin mungkin memiliki kualitas tertentu yang menjadi perbedaan dengan bawahnnya.

4. George R. Terry

Kepemimpinan menurut George R. Terry adalah  kegiatan mempengaruhi orang lain untuk diarahkan mewujudkan tujuan organisasi.

5. Stoner

Kepemimpinan menurut stoner adalah proses yang mengarahkan dan usaha untuk mempengaruhi suatu kegiatan yang berkaitan dengan suatu anggota kelompok atau organisasi.

6. Jacobs dan Jacques

Kepemimpinan menurut Jacobs dan Jacques adalah suatu proses yang memberi arti terhadap suatu usaha kolektif, sehingga ada kesediaan dalam melakukan upaya yang diinginkan untuk mencapai tujuan perusahaan.

7. Hemhiel dan Coons

Kepemimpinan menurut Hemhiel dan Coons adalah suatu perilaku seorang individu dalam memimpin setiap aktivitas dalam sebuah organisasi atau kelompok demi mencapai tujuan bersama.

8. Ralph M. Stogdill

Kepemimpinan menurut Ralph M. Stogdill adalah sebuah proses dalam memberikan sebuah pengaruh terhadap berbagai kegiatan sekelompok orang dalam organisasi untuk menetapkan dan mencapai target mereka

9. Wexley dan Yuki

Kepemimpinan menurut Wexley dan Yuki adalah suatu kegiatan yang mempengaruhi orang lain agarlebih berusaha dalam mengarahkan tenaga mereka dalam tugasnya, atau mengubah perilaku mereka

10. Rauch dan Behling

Kepemimpinan menurut Rauch dan Behling adalah suatu proses untuk mempengaruhi berbagai aktivitas dalam sebuah kelompok yang diorganisasikan ke arah untuk pencapaian tujuan.

Baca Juga: Pengertian Manajemen

Fungsi Kepemimpinan

Setelah kita mengetahu pengertian kepemimpinan. Berikut ini kita akan membahas fungsi kepemimpinan secara umum. Secara umum fungsi kepemimpinan ada. Jika kita mengetahui riwayat hidup seseorang, pada umumnya kita dapat menduga dengan ketepatan yang tinggi bagaimana seseorang itu akan bertindak dan berlaku pada situasi tertentu.

Hal ini tidak berarti bahwa manusia tidak berubah. Yang pasti ialah bahwa perubahan yang terjadi dalam diri seseorang terjadi secara gradual. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa seseorang yang berpendapat demikian dapat dikatakan bahwa seseorang yang berpendirian tetap lebih mudah “diramalkan” tindak-tanduknya dibandingkan dengan seseorang yang tidak berpendirian kuat Salah satu cara untuk dapat meramalkan sikap dan tindak-tanduk orang lain dalam keadaan tertentu ialah dengan mengetahui bagaimana pandangan orang itu terhadap dirinya sendiri.

Baca Juga: Ekonomi Manajerial

Pandangan seseorang terhadap diri sendiri biasanya merupakan suatu sinthese dari pada aspirasi pendidikan, pengalaman dan penilaian orang-orang sekelilingnya kepadanya. Seseorang mengambil keputusan selaku individu untuk melindungi atau memperbesar pandangan terhadap dirinya sendiri. Fungsi kepemimpinan yaitu membantu kelompok:

  • Menentukan kegunaan dan tujuan
  • Memfokuskan diri pada proses kerja secara bersama
  • Lebih waspada/memperhatikan akan sumber-sumber yang dimiliki, dan cara yang terbaik untuk memanfaatkannya
  • Mengevaluasi kemajuan dan perkembangan
  • Menjadi terbuka untuk ide baru dan ide yang berbeda, tanpa menjadi berhenti karena konflik
  • Belajar baik dari kegagalan dan frustasi, maupun dari keberhasilan

Beberapa fungsi kepemimpinan menurut Sondang P. Siagian

  • Pimpinan sebagai penentu arah dalam usaha pencapaian tujuan.
  • Pemimpin sebagai wakil dan juru bicara organisasi dalam hubungan dengan pihak-pihak di luar organisasi.
  • Pemimpin sebagai komunikator yang efektif.
  • Pemimpin sebagai mediator, khususnya dalam hubungan ke dalam, terutama dalam menangani situasi konflik.
  • Pemimpin berperan sebagai integrator yang efektif, objektif , rasional, dan netral.

Tipe Kepemimpinan

Para ahli filsafat dan ahli teori sosial telah berusaha untuk menyimpulkanpandangannya dengan mengajukan bermacam-macam tipologi kepemimpinan. Didalam In The Republic, Plato mengajukan tiga tipe kepemimpinan :

  • Ahli filsafat, negarawan ya ng memerintah republik dengan penalaran dan keadilan.
  • Militer, untuk mempertahankan negara dan pelaksana kebijaksanaan.
  • Pedagang, menyediakan kebutuhan material penduduk.

Sedangkan Fungsi Kepemimpinan menurut Conwayada

  • Crowd-compller adalah membakar semangat para pengikut dengan pandangan-pandangannya.
  • Crowd-exponent adalah merasakan dan mengekspresikan apa yang menjadi keinginanmasyarakat.
  • Crowd-representative adalah hanya dengan bermodalkan suaranya saja dia membentuk pendapatdari masyarakat.

Hubungan antara pemimpin dengan yang dipimpin akan nempak dalam suatu pola

yang menggambarkan tipe kepemimpinan seseorang. Proses hubungan antara seseorang yang memimpin dengan seseorang yang dipimpin juga akan nampak dalam pribadi seorang pemimpin.

Berdasarkan teori aliran dari Behaviorisme terdapat titik perhatian kepemimpinan adalah pada sebuah kegiatan kelompok, interaksi serta kepuasan anggota. Teori ini sebenarnya mengarah pada

sebuah bentuk yang terdapat dalam organisasi yang formal, atas dasar inilah maka timbul beberapa tipe kepemimpinan, sebagai berikut :

  • Otoriter (Dominator)
  • Persuatif (Crowd Crouser)
  • Demokratis (Group Developer)
  • Intelektual (Eminent Man)
  • Eksekutif (Administrator)
  • Representatif (Spokesman)

Pemimpin dapat diklasifikasikan berdasrkan beberapa prinsip. Sebagi kriteria dalamprinsip ini menggunakan hubungan atau komunikasi dengan bawahannya, dapat dikategorikan berdasarkan tipe kepemimpinan sebagai berikut :

  • Pemimpin yang persuatif, dimana pemimpin mengadakan hubungan yang erat dengan bawahannya.
  • Pemimpin yang dominan, dimana hubungan terbatas jika ada problema-problema.
  • Pemimpin institusional, atau disebut juga heads, dimana kepemimpinannya banyak didelegasikan pada para eksekutif
  • Pemimpin cerdik pandai, dimana pengaruhnya dirasakan besar sekali dan dapat mempengaruhi rakyat sekalipun ia sudah meninggal.

Berdasarkan perkembangkan, tipe pemimpin diklasifikasi menjadi :

  • Pemimpin yang berdasarkan kemampuan sendiri, dimana ia memperoleh kedudukannya berdasarkan prestasi dan penonjolan dirinya.
  • Pemimpin yang lahir dari kelompok dan dipilih oleh kelompok sendiri.
  • Pemimpin karena jabatan atau kepala, dimana ia memiliki suatu posisi dalam perananyang cukup besar untuk menggunakan wewenangnya.

Teori Kepemimpian Secara Umum

Dalam kepemimpinan terdapat 3 teori kepemimpinan, berikut ini 3 teori kepemimpinan yang di jelaskan secara singkat.

1. Teorti Genetik

Teori genetik menyatakan jika kemampuan memimpin seseorang terlahir dengan bakat memimpin yang terpendam dalam dirinya. Maksudnya adalah seorang individu yang lahir dengan kemampuan memimpin yang dimilikinnya yang memang sudah ada sejak ia di laihrkn

2. Teori Sosial

Teori Sosial menyatakan jika kemampuan seseorang di peroleh dari melalui latihan atau bangku pendidikan. Maksudnya adalah seorang individu mendapatkan keahlian menjadi sorang pemimpin melalui bangku pendidikan baik itu bangku sekolah maupun di dalam kampus.

3. Teori Ekologis

Teori Ekologis adalah gabungan dari teori genetic dan teori social. Misalnya seorang individu yang sudah memiliki kemampuan memimpin yang di bawah dari lahir dan di tambah lagi mendapatkan kemampuan memimpin dari bangku sekolah maupun dalam dunia kampus.

Sifat-Sifat Pemimpin

Setiap pemimpin memiliki sifat-sifat tertentu yang melekat pada diri masing-masing setiap pemimpin. Berikut ini beberapa sifat-sifat pemimpin yang di jelaskan secara singkat.

1. Intilejensi

Intilejensi adalah kemampua sorang individu dalam berbicara, bernalar, manfsir yang lebih kuat dari anggota atau kariawan yang ia miliki.

2. Kepercayaan Diri

Kepercayaan diri adalah sorang pemimpin yang memiliki keyakinan terhadap keahlian dan kemampuan yang ia miliki melebihi kemapuan dari anggota atau kariawannya.

3. Dterminasi

Determinasi adalah sorang individu yang memiliki hasrat atau keinginan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dia ambil alih dengan kata lain seseorang yang memiliki sifat rajin dan tidak suka menunda-nunda pekerjaan.

4. Integritas

Integritas adalah seorang pemimpin yang memiliki sifat kejujuran dan memiliki kepercayaan dari anggota yang di pimpinnya.

5. Sosialibilitas

Sosialibilitas adalah seorang pemimpin yang memiliki sifat yang mudah bergaul dan beritraksi dengan kariawanya. Orang yang memiliki sifat sosiabilitas biasanya menjalin hubungan yang baik,sopan,ramah, bijasana dan diplomatis