Pengertian Organisasi: Unsur, Ciri-ciri, Tujuan dan Manfaat Organisasi

By | 22 Maret 2020

Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi

Organisasi, sebuah istilah yang tidak asing lagi bagi setiap orang yang mendengarnya. Lalu, apa sebenarnya organisasi itu? Organisasi bisa memiliki pengertian yang berbeda tergantung dari sudut pandang tertentu.

Namun, secara umum Pengertian organisasi merupakan suatu wadah yang menghimpun sekelompok orang (lebih dari satu) untuk melakukan suatu tindakan atau kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh organisasi itu sendiri.

Organisasi sendiri memiliki banyak jenis yang tergantung dari tujuan yang hendak dicapai. Beberapa jenis organisasi yang sering kita jumpai seperti organisasi sekolah (seperti OSIS, Pramuka, PMR), organisasi sosial, organisasi kedaerahan (paguyuban), organisasi bisnis, dan masih banyak lagi lainnya.

Baca Juga:

Terkhusus pada artikel kali ini, kita akan membahas organisasi dalam dunia bisnis, organisasi merupakan suatu wadah yang terdiri dari sekelompok orang bersama-sama melakukan kegiatan (ekonomi) melalui pemanfaatan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.

Pada umumnya, sumber daya yang dimiliki organisasi bisnis biasa dikaitkan dengan unsur-unsur manajemen yaitu Man, Money, Materials, Machine, Method, dan Market. Sedangkan tujuannya tentu saja untuk mencapai keuntungan (profit).

Pengertian Organisasi Menurut Beberapa Ahli

Sebelum melangkah terlalu jauh, terlebih dahulu kita simak beberapa pengertian organisasi menurut beberapa ahli sebagai berikut.

1. Stoner

Organisasi merupakan sebuah pola hubungan melalui orang-orang di bawah arahan atasan untuk mencapai tujuan bersama.

2. Stephen P. Robins

Menurut Robins, organisasi adalah kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus-menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

3. James D. Mooney

Mooney mengajukan pendapatnya tentang pengertian organisasi yaitu bentuk setiap perserikatan manusia untuk mewujudkan tujuan bersama.

4. Chester I. Bernard

Definisi organisasi menurut Chester I. Bernard adalah suatu sistem dari aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

5. Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan

Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan dalam bukunya Manajemen memberikan definisi tentang organisasi yaitu berperan sebagai proses penentuan, pengelompokkan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.

6. Max weber

Dalam pandangannya, organisasi merupakan suatu kerangka hubungan terstruktur yang di dalamnya terdapat wewenang, dan tanggung jawab serta pembagian kerja menjalankan suatu fungsi tertentu.

7. Prof. Dr. Sondang P. Siagian

Organisasi adalah setiap bentuk dari persekutuan antara dua orang atau lebih yang saling bekerjasama satu sama lain serta terikat secara formal dalam rangka melakukan pencapaian tujuan yang sudah ditentukan dalam ikatan yang ada pada seseorang atau beberapa orang yang dikenal sebagai atasan dan seorang atau kelompok orang yang dikenal sebagai bawahan.

8. Paul Preston dan thomas Zimmerer

Preston dan Zimmerer menjelaskan bahwa organisasi adalah suatu kumpulan dari orang yang telah disusun dalam sebuah kelompok-kelompok yang saling berkerjasama dalam mencapai tujuan secara bersama.

9. Philip Slznic

Menurut Philip Slznic, organisasi merupakan sebuah peraturan personil yang berguna dalam dan dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan yang sudah ditetapkan lewat alokasi tanggung jawab dan fungsi atau Through the allocation of functionss and responsibilities.

11. Thompson

Thompson mengemukakan pendapatnya yaitu organisasi adalah suatu perpaduan antara beberapa anggota tertentu yang sangat impersonal dan rasional yang saling bekerja sama (kooperatif) dalam mencapai berbagai tujuan spesifik/tertentu yang sudah diumumkan.

Baca Juga: Pengertian Pemasaran

Tujuan Organisasi

Berdasarkan pengertian organisasi secara umum yang telah dijelaskan sebelumnya, tujuan organisasi bisa sangat bermacam-macam, tergantung dari jenis organisasi itu sendiri. Dalam dunia bisnis, organisasi digolongkan sebagai organisasi profit dan non-profit. Organisasi profit merupakan organisasi bisnis yang sangat banyak ditemukan.

Sesuai namanya, organisasi ini tentu saja memiliki tujuan utama untuk menghasilkan profit atau keuntungan yang semaksimal mungkin untuk kesejahteraan orang-orang dalam organisasi tersebut.

Sedangkan organisasi non-profit, merupakan organisasi bisnis yang memiliki tujuan utama bukan untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya, melainkan untuk kesejahteraan baik itu untuk anggota organisasi, maupun lingkungan masyarakat disekitarnya. (Pengertian Perusahaan)

Organisasi ini banyak ditemui pada organisasi-organisasi milik pemerintah/BUMN yang tujuan utamanya untuk melayani kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

Dalam membangun tujuan utama sebuah organisasi bisnis, yaitu memperoleh keuntungan yang maksimal, tentu saja pemenuhannya melalui proses yang cukup panjang sehingga organisasi perlu menetukan sebuah visi dan berbagai misi tertentu. Dalam proses pemenuhannya, tujuan itu dibagi ke dalam kelompok yang didasarkan pada jangka pencapaian tujuan.

1. Tujuan jangka pendek

Tujuan organisasi jangka pendek merupakan tujuan yang proses pemenuhannya berlangsung dalam waktu yang cepat dan berkala, biasa memiliki jangka waktu mulai dari 6 bulan sampai 1 tahun.

Tujuan organisasi jangka pendek ini akan menjadi loncatan pertama organisasi dalam mencapai tujuan jangka menengah maupun tujuan jangka panjang yang telah dirancang.

Beberapa contoh tujuan jangka pendek organisasi adalah kegiatan operasional mereka. Kegiatan ini biasanya mencakup pencapaian target penjualan, laba rugi, modal kerja bulanan, triwulan, kuartal, semester ataupun tahunan organisasi.

2. Tujuan jangka menengah

Tujuan organisasi jangka menengah merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh organisasi dengan periode waktu berkisar antara 1 tahun sampai 5 tahun. Pencapaian tujuan jangka pendek organisasi sangat tergantung pada keberhasilan jangka pendek dari organisasi sebelumnya. Oleh karena itu, tujuan jangka menengah ini biasa juga disebut sebagai tujuan taktis.

Salah satu contoh tujuan jangka menengah sebuah organisasi yaitu peningkatan penjualan, laba, perputaran modal menjadikan organisasi mampu merebut pangsa pasar dan mempertahankan pangsa pasar tersebut dalam kurun waktu 5 tahun.

3. Tujuan jangka panjang

Ini adalah tujuan final yang hendak dicapai oleh sebuah organisasi. Tujuan ini akan merepresentasikan keberhasilan dari visi dan misi yang dibangun oleh organisasi. Proses pencapaian tujuan jangka panjang ini sangat dipengaruhi oleh keberhasilan tujuan jangka pendek dan jangka menengah.

Oleh karena prosesnya yang panjang, maka untuk mencapai tujuan jangka panjang ini, kadang organsasi membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu biasanya dalam kurun waktu 5-10 tahun.

Contoh dari keberhasilan dari tujuan jangka panjang sebuah organisasi adalah keberhasilannya menjadi organisasi yang menciptakan merek yang tertanam dalam mindset konsumen sehingga mereka memperoleh kesuksesan besar dan biasaya diikuti dengan membuka entitas (anak) organisasi.

Ciri-ciri Organisasi

Ciri umum organisasi, dapat dilihat dari pengertian organisasi itu sendiri. Dalam artikel ini, berikut ini ciri-ciri organisasi yang kami himpun.

1. Terdiri dari sekelompok orang

Sebuah organisasi akan disebut sebagai organisasi jika didalamnya terdapat sekelompok orang yang tentunya lebih dari satu orang.

2. Memiliki tujuan

Sekelompok orang yang terhimpun dalam sebuah organisasi tentunya memiliki tujuan yang sama yang membuat mereka membentuk organisasi itu sendiri. Dengan adanya tujuan tersebut, maka sekelompok orang tersebut akan bekerja sama dalam rangka mencapai hal tersebut.

3. Adanya peraturan

Peraturan dalam organisasi menjadi rambu-rambu atau batasan organisasi dalam melakukan kagiatannya dalam rangka mencapai tujuannya. Aturan ini juga bisa mencakup dalam proses pengelolaan sumberdaya-sumberdaya yang dimiliki oleh organisasi agar teroganisir secara efektif dan efisien sehingga organisasi mencapai kegiatan optimum dan profit yang maksimalkan.

4. Pembagian tugas dan tanggungjawab

Dalam rangka mengelola sumberdaya yang dimiliki oleh organisasi secar efektif dan efisien, maka sebuah organisasi tentunya memiliki pembagian tugas dan tanggung jawab secara jelas. Hal ini biasa terlihat pada struktur sebuah oganisasi.

Unsur-unsur Organisasi

1. Personil (man)

Personil merupakan unsur yang cukup penting dalam organisasi, karena unsur inilah yang akan menjalankan organisasi dan mengelola sumberdaya yang ada.

2. Kerja Sama

Kerjasama merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh hasil kinerja yang maksimal yang salah satunya melalui pembagian tugas dan tanggung jawab.

3. Tujuan

Tujuan adalah target yang organisasi ingin capai. Tujuan merupakan representatif dari semua anggota yang berada di dalamya.

4. Peralatan

Peralatan merupakan salah satu hal yang menjadi media dalam mengolah sumberdaya yang dimiliki organisasi untuk menghasilkan produk yang nantinya menjadi sumber keuntungan bagi organisasi.

5. Lingkungan

Faktor lingkungan memberikan pengaruh pada organisasi berupa sosial budaya, kebijakan politik, demografi, hukum, lifestyle, ekonomi, dan sebagainya.

6. Sumber Daya Alam

Sumberdaya alam menjadi unsur yang sangat penting karena menjadi pusat utama dari kegiatan organisasi. Sumberdaya alam atau biasa juga disebut sebagai bahan baku merupakan material yang akan diolah oleh organisasi yang selanjutnya menghasilkan barang atau produk. Barang atau produk inilah yang akan membuat organisasi memperoleh keuntungan.

Bentuk-bentuk Organisasi

1. Organisasi Politik

Bentuk organisasi ini sesuai dengan namanya, merupakan organisasi yang memiliki tujuan berkaitan dengan kehidupan pemerintahan pada umumnya. Organisasi politik paling sering dijumpai tentu saja yaitu partai politik.

2. Organisasi Sosial

Organisasi sosial Ini adalah organisasi yang memiliki tujuan berhubungan dengan hubungan antar individu, seperti kesehatan masyarakat, bencana alam, dan organisasi volunteer.

3. Organisasi Olahraga

Organisasi ini tentu saja bergerak di bidang olahraga. Tujuannya bisa bermacam-macam tergantung dari tipe organisasi keolahrgaan yang lebih spesifik lagi. Beberapa contohnya seperti PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia), PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia), dan IOC (International Olympic Commitee).

4. Organisasi Agama

Organisasi agama Merupakan organisasi yang bergerak di bidang keagamaan dengan tujuan mengajarkan individu tentang keagamaan tertentu. Contohnya seperti NU (Nahdatul Ulama), Muhammadiyah, dan berbagai ormas lainnya.

5. Organisasi Pemuda

Merupakan organisasi spesifik yang didirikan oleh pemuda yang tentunya memiliki tujuannya sendiri. Salah satu organisasi pemuda yang terkenal pernah ada di Indonesia yaitu Budi Utomo.

6. Organisasi Mahasiswa

Organisasi mahasiswa adalah organisasi yang terbentuk di kampus atau universitas. Tujuannya biasanya juga beragam, tergantung dari bidang yang mereka fokuskan. Beberapa contohnya adalah BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), dan UKM (Unit Kewirausahaan Mahasiswa).

Manfaat Organisasi Untuk Anggota

Berikut berbagai manfaat organisasi yang dapat diperoleh oleh para anggotanya.

  • Mempermudah tercapainya tujuan bersama
  • Melatih seseorang dalam memikul tanggungjawab yang diberikan
  • Melatih jiwa kepemimpinan
  • Menambah wawasan non-ilmiah
  • Ajang pembelajaran bagi anggota organisasi

Demikianlah artikel mengenai pengertian organisasi, tujuan organisasi, ciri-ciri organisasi, unsur-unsur organisasi bentuk-bentuk organisasi dan manfaat organisasi yang dapat di dapatkan oleh anggota. semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca.