Struktur Proposal Sesuai Urutan dan Yang Baik dan Benar

Struktur Proposal, mungkin masih banyak yang bertanya Tanya mengenai tentang bagaimana cara membuat sebuah proposal. Untuk mengetahui cara membuat proposal tentu kita harus memperhatikan dan mengetahui bagaiman struktur proposal yang baik dan benar agar pada saat membuat sebuah susunan proposal tidak amburadul dan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Selain itu dalam membuat proposal juga harus memperhatikan kaidah kebahasaan proposal, komponen proposal hingga susunan proposal, agar saat di serahkan kepada sipenerima proposal dapat lebih mudah di pahami untuk mendapatkan pertujuan, izin hingga dana yang di butuhkan baik dari investor maupun sponsor. (Baca Juga: Pengertian Proposal)

Sebelum itu, apa sih pengertian proposal. Proposal adalah sebuah rencana kegiatan baik itu berupa penelitian, usaha atau bisnis dan kegiatan yang di tuangkan kedalam sebuah tulisan dan di jelaskan secara terstruktur, terperinci dan sistematis. (Baca Juga: Struktur proposal penelitian)

Struktur proposal setiap jenis-jenisnya berbeda-beda mulai dari struktur proposal penelitian, bisnis atau usaha, proyek hingga struktur proposal kaegiatan baik itu kegiatan sekolah, kegiatan desa dan kegiatan lainnya. Namun pada artikel kali ini kita akan membahas struktur proposal secara umum. Berikut ini struktur proposal. (Baca Juga: Pengertian Puisi)

Struktur Proposal Secara Umum

Struktur proposal berbeda-beda sesuai dengan jenis proposalnya seperti di jelas pada paragraph diatas, namun pada dasarnya struktur proposal secara umum hampir sama. Apa Saja Struktur Proposal Itu? Berikut ini susunan struktur proposal secara umum.

Baca Juga: Jenis-jenis Penelitian

1. Sampul Proposal

Setiap dalam membuat sebuah proposal tentu memiliki sampul, di mana sampul ini berisi judul proposal atau nama kegiatan yang ini dilakasanakan, logo perusahaan atau organisasi. Pada bagian sampul juga tertulis bulan dan tahun pembuatan proposal.

2. Latar Belakang Proposal

Dalam penulisan proposal terdapat latar belakang di mana latar belakang ini berisi tentan sesuatu yang melatar belakangi pelaksanaan kegiatan. Dalam membuat latar belakang tidak semata-mata hanya membut kita harus membuat mulai dari yang sifatnya umum hingga ke sifatnya khusus, agar latar belakang yang di buat mudah dipahami oleh penerima proposal.

3. Nama Kegiatan Proposal

Nama kegiatan proposal tercerimin dari giatan yang akan di laksanakan, agar para pembaca atau penerima proposal dapat mengetahui kegiatan yang ingin dilaksanakan.

4. Tema Kegiatan Proposal

Setiap kegatan yang di laksanakan tentu memiliki tema kegiatan. Dalam mebuat proposal kegiatan harus di tulis nama tema dari kegatan yang di laksanakan. Untuk memberitahukan kepada pembaca mengenai tema kegiatan yang ingin di laksanakan.

5. Tujuan Kegiatan Proposal

Dalam membuat suatu kegiatan tentu memiliki rencana dan tujuan yang ingin di capai. Nah dalam membuat proposal tujuan kegiatan tentu harus di tuliskan di dalam proposal.

6. Jenis Kegiatan Proposal

Di dalam membuat sebuah proposal tentu harus dijelaskan mengenai jenis kegiatan atau sebuah acara yang akan dilaksanakan. Dalam Jenis kegiatan tersebut juga harus di tuliskan maksud dan tujuannya agar pembaca mengetahi tujuan kegatan yang ingin di laksanakan.

7. Sarana Promosi

Dalam membut proposal tentu memiliki tujuan tertentu salah satunya adalah untuk mendapatkan kerja sama yang saling menguntungkan dengan pihak lain. Nah di dalam proposal harus di tulisakan dan di jelaskan tentang kesempatan promosi yang dapat di dapatkan oleh pihak sponsor dan pihak promosi. Bentuk seperti banner, sapnduk, brosur dan jenis promosi lain-Nya.

8. Estimasi Anggaran

Dalam membuat sebuah kegiatan tentu membutuhkan dana atau anggaran, nah di dalam proposal harus tertulis estimasi anggaran, muali dari dana yang dimiliki hingga dana yang harus di keluarkan dan di masukkan kedalam proposal.

9. Penutup

Penutup adalah bagian akhir dari sebuah proposal, penutup menjadi salah satu bagian terpenting di dalam proposal. di dalam bagian penutup tertulis ucapan terima kasih kepada setiap instansi terkait. Untuk memperkuat proposal di bagian penutup juga harus di lengkapi dengan tanda tangan pembuat proposal dan stempel.

10. Susunan Kepanitiaan

Susunan kepanitian mejadi bagian yang cukup penting karena dengan adanya susunan kepanitiaan ini dapat menarik perhatian bagi pihak investor atau sponsor. Hal ini bisa menjadi nilai plus di mata investor atau sponsor. Dengan begitu dapat mendapatkan suntikan dan dari investor.

Demikianlah artikel tentang penjelasan struktur proposal. semoga dengan adanya artikel ini dapat mempermudah teman-teman dalam membuat dan menyelesaikan proposal teman-teman.