Pengertian Anggaran, Jenis, Manfaat, Karakteristik dan Tujuannya

By | 26 Agustus 2019

Pengertian anggaran

Pengertian anggaran – Istilah anggaran mungkin masih terdengar asing di telinga kita. Biasanya istilah tersebut sering kita dengan ketika memperoleh informasi tentang keuangan sebuah instansi atau bahkan pemerintah.

Nah, apa itu anggaran? Pengertian anggaran secara sederhana adalah sebagai suatu perencanaan dalam perusahaan (Baca Juga: Pengertian Perusahaan) atau organisasi tertentu yang disusun secara terpadu dan diberikan penjelasan dalam satuan unit moneter dalam periode atau jangka waktu yang sudah ditentukan.

Anggaran sering juga dijelaskan sebagai rencana keuangan karena anggaran yang disusun dinyatakan dalam bentuk satuan moneter (uang). Anggaran dalam organisasi bisnis adalah proses untuk merencanakan dan mengendalikan sumber daya keuangan sebagai upaya memperkirakan keuangan organisasi bisnis tersebut.

Baca Juga: Pengertian Ekonomi

Suatu bisnis dalam perusahaan wajib menyusun perencanaan anggaran sebagai bentuk pengawasan arus pertumbuhan ekonomi internal perusahaan. Anggaran tentu saja memiliki tujuan dan manfaat penting dalam sebuah perusahaan yang biasanya disusun pada awal periode untuk jangka waktu satu tahun.

Pengertian Anggaran Menurut Ahli

1. Munandar

Menurut sudut pandang Munandar (2011), anggaran memiliki definisi yaitu merupakan sebuah rencana yang disusun dengan sistematis yang isinya meliputi semua aktivitas perusahaan yang dinyatakan dalam unit atau kesatuan moneter yang berlaku untuk jangka waktu yang sudah ditentukan.

2. Nafarin

Nafarin (2000) mengemukakan pendapatnya tentang pengertian anggaran bahwasannya anggaran merupakan rencana tertulis tentang sebuauh organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif untuk jangka waktu tertentu. Anggaran pada umumnya dinyatakan dalam satuan moneter, akan tetapi bisa juga dalam satuan barang dan atau jasa.

3. Sofyan

Menurut Sofyan (1996), anggaran didefinisikan sebagai suatu pendekatan yang berurutan atau sistematis dan formal yang bertujuan untuk mencapai penyelenggaraan fungsi perencanaan sebagai alat bantu pelaksanaan tanggung jawab manajemen perusahaan.

4.Mulyadi

Mulyadi (2001) mengatakan bahwa pengertian anggaran adalah suatu rencan kerja yang dinyatakan secara kuantitatif dan memiliki pengukuran dalam satuan moneter terstandar. Satuan ukuran lainnya yang sering digunakan dalam penyusunan anggaran adalah jangka waktu yang biasanya satu tahun.

5. Supriyono

Menurut Supriyono (1990), pengertian anggaran adalah perencanaan finansial perusahaan yang digunakan sebagai dasar pengendalian dan pengawasan finansial perusahaan untuk periode mendatang. Anggaran merupakan rencana jangka pendek yang disusun berurut atau secara sistematis berdasarkan rencana jangka panjang yang telah ditentukan sebelumnya.

Baca Juga: Pengertian Manajemen risko

Jensi-jenis Anggaran Dalam Organisasi

Pengertian Anggaran

1. Anggaran Penjualan

Anggaran penjualan adalah suatu anggaran yang menjelaskan secara rinci mengenai rencana penjualan perusahaan di periode mendatang. Dalam anggaran ini, dijelaskan mengenai jenis barang, jumlah, harga, waktu dan tempat penjualan. Anggaran penjualan berisi informasi mengenai rencana penjualan selama periode tertentu yang dinyatakan dalam satuan moneter dan kuantitas penjualan untuk barang. Anggaran ini sering juga disebut sebagai anggaran kunci karena menjadi dasar penyusunan anggaran lainnya, seperti anggaran produksi, anggaran kas, anggaran Laba-Rugi. Anggaran biaya non-produksi dan lain-lain.

2. Anggaran Produksi

Anggaran jenis ini memberikan penjelasan tentang rencana unit yang akan diproduksi selama periode anggaran. Perhitungan perkiraan produksi ditentukan sesuai dengan rencana penjualan dan persediaan yang diharapkan. Anggaran produksi ini menjadi dasar dalam penyusunan anggaran biaya produksi, seperti anggaran bahan baku, anggaran tenaga kerja, anggaran overhead pabrik, dan juga anggaran persediaan.

3. Anggaran Biaya Bahan Baku

Dalam anggaran biaya bahan baku dijelaskan tentang rincian perkiraan bahan baku yang diperlukan perusahaan untuk produksi. Anggaran ini dinyatakan dalam satuan uang dan kuantitas bahan baku. Dalam hal ini segera akan diketahui berapa biaya untuk membeli bahan baku, yang kemudian menjadi dasar dalam menysun anggaran kas dan anggaran rugi-laba.

4. Anggaran Tenaga Kerja Langsung

Anggaran ini merupakan anggaran yang menjelaskan tentang perkiraan biaya tenaga kerja langsung selama periode anggaran. Anggaran ini menjadi dasar utama dalam menyusun anggran kas dan anggaran rugi-laba. Dalam penyusunan anggaran ini, biasannya digunakan dua macam dasar perhitungan, yaitu biaya upah per unit produk dan biaya upah per jam tenaga kerja.

Baca Juga: Jenis-jenis Keuntungan

5. Anggaran Overhead Pabrik

Pada anggaran overhead pabrik dijelaskan tentang estimasi biaya overhead pabrik selama periode berjalan dimana anggaran ini akan menjadi dasar dalam penyusunan anggaran kas dan anggaran rugi-laba.

6. Anggaran Persediaan

Anggaran persediaan adalah anggaran perencanaan secara rinci berapa besar niai persediaan untuk produksi pada periode mendatang.pada perusahaan manufaktur ada tiga jenis persediaan, yaitu persediaan material, persediaan barang setengah jadi, dan persediaan barang jadi.

7. Anggaran Biaya Produksi

Anggaran biaya produksi menghimpun anggaran biaya pemasaran dan biaya administrasi dan umum, dimana masing-masing menjelaskan tentang perkiraan biaya pemasaran, biaya administrasi, dan biaya umum. Anggaran ini juga menjadi dasar dalam penyusunan anggaran kas dan rugi-laba.

8. Anggaran Program

Maksud dari anggaran ini adalah anggaran yang disusun berdasarkan program utama sebuah perusahaan, baik itu program penelitian, maupun program pengembangan. Anggaran ini biasanya diperuntukkan keperluan analisis keselarasan antar berbagai program perusahaan.

9. Anggaran pertanggung Jawaban

Anggaran ini dibuat berdasarkan pusat pertanggungjawaban pada sebuah perusahaan. Program pertanggungjawaban dibuat sebagai alat untuk mengendalikan para manajer dan juga pusat pertanggung jawaban yang dikepalainya.

10. Anggaran Pengeluaran Modal

Anggaran ini menjelaskan tentang rencana perubahan aset tetap perusahaan selama periode anggaran berjalan dimana dasarnya adalah anggaran penjualan. Anggaran pengeluaran modal biasanya digunakan sebagai dasar dalam menyusun anggaran kas, overhead pabrik, dan biaya non produksi.

11. Anggaran Kas

Informasi yang terhimpun dalam anggaran kas adalah tentang taksiran sumber dan juga penggunaan kas selama periode anggaran berjalan. Anggaran kas ini dibuat berdasarkan anggaran operasi dan pengeluaran modal. Penyusunan anggaran kas adalah hal yang sangat penting sekali bagi sebuah perusahaan untuk menjaga likuiditas. Anggaran kas biasanya digunakan sebagai dasar perhitungan anggaran neraca, Anggaran biaya non-produksi dan lain-lain.

Baca Juga: Jeni Deposito

12. Anggaran Rugi-Laba

Di dalam anggaran ini, informasi yang dimuat adalah perkiraan tentang laba atau rugi yang akan diperoleh perusahaan selama periode anggaran berjalan. Anggaran ini dibuat berdasarkan anggaran operasi yang kemudian digunakan sebagai bahan untuk menyusun anggaran neraca.

13. Anggaran Neraca

Anggaran neraca adalah anggaran yang menjelaskan tentang rencana posisi keuangan atau neraca (aktiva = utang dan modal) perusahaan pada awal maupun akhir periode anggaran berjalan. Penyusunan anggaran neraca dibuat berdasarkan pedoman dari anggaran rugi-laba dan anggaran kas. Anggaran neraca nantinya akan menjadi dasar perhitungan untuk penyusunan anggaran perubahan posisi keuangan perusahaan.

14. Anggaran Perubahan Posisi Keuangan

Anggaran ini memuat informasi tentang rencana perubahan utang, aktiva, modal perusahaan selama periode tertentu. Penyusunan anggaran ini berdasarkan dari anggaran nerca perusahaan.

Tujuan Anggaran Dalam Perusahaan

Pengertian Anggaran

1. Menyatakan Sasaran atau Harapan

Dalam menyatakan sasaran atau harapan perusahaan, maka secara detail dan formal akan disampaikan melalui susunan anggaran. Dengan demikian, perusahaan terhindar dari kerancuan dan memberikan arah terhadap apa yang ingin dicapai oleh jajaran manajemen.

2. Mengkomunikasikan Harapan

Tujuan selanjutnya dari penyusunan anggaran adalah untuk menyampaikan harapan jajaran manajemen kepada pihak-pihak terkait sehingga anggaran yang dibuat dapat dimengerti, didukung, dan dilaksanakan dengan baik.

3. Menyampaikan Rencana Kegiatan

Tujuan selanjutnya adalah untuk menyediakan informasi mengenai rencana kegiatan secara sistematis dan rinci. Dengan demikian, maka uncertainty akan berkurang dan pengarahan kepada kelompok organisasi menjadi lebih jelas sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.

4. Koordinasi Metode Kerja

Tujuan anggaran ini adalah mengkoordinasikan semua metode atau teknik atau tata cara kerja yang akan digunakan dalam mengoptimalkan segala sumber daya yang dimiliki perusahaan.

5. Pengendalian Kinerja

Terakhir, tujuan anggaran adalah untuk menyediakan alat ukur dan pengendalian kinerja individu maupun kelompok dalam perusahaan. Selain itu, menyiapkan informasi juga diperlukan yang menjadi dasar perlu atau tidaknya dilakukan tindakan perbaikan.

Manfaat Anggaran dalam Perusahaan

1. Perencanaan Kegiatan Perusahaan

  • Anggaran mewakili kesepakatan negosiasi dalam organisasi untuk mencapai tujuan di masa yang akan datang
  • Rencana keuangan jangka panjang membantu mengarahkan tenaga perusahaan untuk merencanakan kegiatan yang menguntungkan tanpa adanya over budget.
  • Membantu menentukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan.
  • Sebagai bentuk perencanaan penggunaan alat-alat fisik perusahaan.

2. Acuan Kegiatan Perusahaan

  • Membantu mengarahkan manajer untuk membuat strategi.
  • Membantu perusahaan untuk mengalokasikan dana dengan tepat sesuai dengan kebutuhan-kebutuhannya.

3. Alat Komunikasi Internal Perusahaan

  • Sebagai sebuah alat komunikasi internal yang menghubungkan berbagai divisi dalam perusahaan.

4. Pengawasan Kegiatan Perusahaan

  • Memberikan informasi mengenai hasil aktivitas yang sesungguhnya.
  • Mencegah pemborosan penggunaan modal yang dimiliki perusahaan agar tetap terkendali.

5. Alat Pengendalian Perusahaan

  • Sebagai alat pengendalian yang mengarahkan manajemen untuk menentukan bagian organisasi yang kuat dan lemah.

6. Memberikan Pengaruh dan Motivasi

  • Memberikan pengaruh dan motivasi kepada manajer, karyawan, untuk bekerja secara konsisten, efektif, fan efisien.

Baca Juga: Pengertian Organisasi

Karakteristik Perencanaan Anggaran yang Baik Dalam Suatu Perusahaan

1. Anggaran yang Penyusunannya Berdasarkan Program

Maski anggaran dapat dikatakan adalah sebuah perencanaan, akan tetapi penyusunannya haruslah sesuai dengan strategi dan tujuan perusahaan. Jika anggaran dibuat hanya untuk pembagian dana kegiatan, maka dikhawatirkan menjadi tidak sesuai dengan tujuan utama perusahaan. Karena setiap program perusahaan memiliki nilai anggaran yang berbeda satu sama lain sesuai dengan tujuannya.

2. Anggaran yang Penyusunannya Berdasarkan Pusat Tanggung Jawab

Pusat pertanggungjawaban ada empat, yaitu pusat biaya, investasi, laba, dan pendapatan. Penyusunan anggaran perusahaan yang tidak sesuai dengan pusat pertanggung jawaban akan menghasilkan kinerja yang tidak sesuai harapan. Ini akibat dari ketidak aturan dalam pembagian anggaran sesuai pusat tanggungjawab.

3. Anggaran yang Realisasinya Sebagai Bentuk Pengendalian dan Pengawasan

Anggaran dibentuk dengan tujuan untuk mengendalikan dan pengawasan setiap kegiatan yang membutuhkan keluar masuknya pendapatan perusahaan. Perencanaan anggaran dibutuhkan agar suatu perusahaan dapat berjalan seimbang antara jalannya keuangan dan jalannya kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *